Pep Guardiola -- pelatih berdarah Spanyol pengusung gaya sepak bola mengalir tiki taka -- mungkin ditakdirkan untuk menghentikan sendiri kejayaan gaya sepak bola indah tersebut. Betapa tidak, segalanya seakan-akan serba kebetulan.
Guardiola akan melatih klub Jerman, Bayern Muenchen, musim depan. Kebetulan Bayern Muenchen akan menghadapi mantan klub Guardiola, Barcelona, pekan ini. Boleh jadi Guardiola akan diminta membisiki pelatih Muenchen, Jupp Heynckes, cara menghentikan keindahan aliran tiki taka.
Kebetulan lainnya soal timnas Jerman dan Spanyol. Tiki taka kebetulan mulai mendunia sejak Spanyol menjadi juara Eropa untuk pertama kali dalam 44 tahun saat mengalahkan Jerman 1-0 di final Euro 2008. Boleh jadi Jerman yang akan mengalahkan Spanyol di final Euro atau mungkin Piala Dunia nanti guna menandai akhir masa keemasan tiki taka.



