Selasa, 27 November 2012
Arsene Wenger Ikuti Strategi Sir Alex Ferguson
Formasi 'coba-coba' yang diperlihatkan Manchester United dalam dua pertandingan, ternyata menarik perhatian pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Pria asal Prancis tersebut setuju dengan 'penemuan' Fergie, yang berguna untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan sepak bola modern.
Formasi berlian yang ditemukan Fergie sebenarnya bukanlah hal baru di dunia sepak bola. Dalam dua dekade terakhir, khususnya di Inggris, formasi permainan cenderung mengalami perubahan. Formasi 4-4-2 yang selama ini identik dengan Inggris perlahan mulai mengalami improvisasi. Dalam satu pertandingan, suatu tim bisa menerapkan berbagai formasi, tergantung kebutuhan.
"Ketika saya datang ke Inggris hanya ada satu formasi baku, 4-4-2. Sekarang tim-tim lebih fleksibel, mereka bisa bermain dengan tiga bek, lima bek, mereka bisa menerapkan 4-4-1-1, 4-3-3, 4-5-1, semua jenis varian. Saya rasa penerapan formasi-formasi tersebut lebih fleksibel daripada 15 tahun lalu, lebih mudah disesuaikan. Evolusi telah terjadi, dipengaruhi oleh pertandingan-pertandingan di Eropa dan pengaruh pemain-pemain asing," ucap manajer Arsenal, Arsene Wenger.
Kebetulan juga, materi yang dimiliki Arsenal saat ini, cukup mendukung. Energi besar para gelandang The Gunners punya potensi besar untuk tampil mendominasi dengan format berlian tersebut.
TIKI TAKA
Dalam
buku The Linguistics of Football, istilah tiki-taka muncul saat Andres
Montes, komentator dan wartawan televisi La Sexta mengucapkan “Estamos
tocando tiki taka tiki taka,” yang berarti “Kami bermain tiki taka tiki
taka.” Saat mengomentari laga Spanyol kontra Tunisia di Piala Dunia
2006.
Sebutan tiki-taka sendiri ada yang mengaitkan dengan mainan yang dalam bahasa Inggris disebut Clackers. Mainan yang terdiri dari dua bola kecil yang beradu dan menghasilkan bunyi “tik-tak”.
Sebutan tiki-taka sendiri ada yang mengaitkan dengan mainan yang dalam bahasa Inggris disebut Clackers. Mainan yang terdiri dari dua bola kecil yang beradu dan menghasilkan bunyi “tik-tak”.
Senin, 19 November 2012
Rahasia Tendangan Bebas C.Ronaldo
Begini,
kalau kita tahu penendang bebas lainya seperti David Beckham, Roberto
Carlos, melakukan tendangan dengan mengandalkan bola, misal melakukan
gesekan terhadap bola.Berbeda
dengan Juninho ataupun Cristiano Ronaldo, kedua penendang ini
sepertinya mengandalkan angin, bukan daya gesek bola seperti apa yang di
lakukan Beckham, Carlos, ataupun penendang bebas lainya. Kalau kita
lihat gerak bola yg di hasilkan oleh Beckham, bola berputar berbalik
dari arah jarum jam. Perputaran bola itulah yang akhirnya menimbulkan
perubahan gerakan bola. Atau kita biasa mengenalnya dengan kalimat
Banana Kick atau Tendangan Pisang, karena tendangan yang di hasilkan
membuat seperti lengkungan seperti pisang, begitu pula tendangan bebas
dengan Carlos yang di kenal dengan tendangan gledek di tambah
lengkunganya
Banyak
yang berpikir tendangan bebas beckham di lakukan dengan menggunakan
rumus..(???), sekarang kita gunakan LOGIKA kita,. Apakah seorang David
Beckham sebelum melakukan tendangan bebas menggunakan otaknya untuk
memikirkan rumus dan menemukan hasilnya…?? kalaupun sudah di siapkan,
tentu saja tendangan bebas tidak selalu berada di tempat yang sama
kecuali PINALTY. Setiap berbeda tempat dimana pelanggaran itu terjadi
tentu RUMUSnya pun akan berbeda juga… apalagi dalam bermain bola tentu
menguras tenaga, stamina, bahkan ketika kelelahan sampai puncaknya
otak jarang sekali di gunakan apalagi memikirkan RUMUS..??
Bagaimana dengan Cristiano Ronaldo…??? http://boss-bola.blogspot.com
Cara Melakukan Tendangan Bebas Ala Cristiano Ronaldo
1. Kamu harus pasti bahwa kamu akan menendang bola pas pada pentilnya.
2. Taruh kaki kirimu di samping bola dan ambil 5 atau 6 langkah ke belakang.
3. Fokus ke bola dan pikirkan kemana kamu mau mengarahkan bola.
4. Berlari ke bola dengan 4 langkah besar.
5. Lari dengan menggunakan ujung kaki, tendang bola pas pada pentilnya dengan menggunakan kaki bagian ini
dan letakan kakimu seperti ini
Menganalisa Teori Tendangan Bebas Cristiano Ronaldo
![]() |
| Ronaldo menggunakan "teori angin" untuk merubah laju bola..? |
Semua orang pasti tahu ancang-ancang free kick tersebut. Ya, itu
milik Cristiano Ronaldo. Salah satu pemain terbaik di dunia saat ini.
Hmm, ternyata bukan hanya ancang-ancangnya saja yang unik tapi cara
menendangnya juga unik. Tidak jarang dari tendangan bebas yang di
lakukannya menghasilkan gol untuk timnya. Arah bola yang dihasilkan dari
tendangannya juga unik, karena bola bisa berubah arah dalam sekejap.
Sekarang saya coba membahas cara (tehnik) tendangan bebas Ronaldo dan
mengapa bisa seperti itu.
![]() |
| Beckham, menggunakan tehnik menggesek bola. |
Begitu banyak pemain yang piawai dalam mengeksekusi bola mati, seperti
Juninho, Alessandro Del Pierro sampai yang paling famous David Beckham.
Mereka seperti sudah terlatih untuk melakukan itu. Kebanyakan dari
pemain mengeksekusi tendangan bebas dengan menggesek bola, hal tersebut
untuk memberikan efek melengkung (pisang) untuk mengecoh kiper agar bola
terlihat menjauh kemudian membelok kembali.
Berbeda dengan Cristiano Ronaldo, dengan pemikiran yang matang dan
latihan yang sering Ronaldo mencoba melawan arus dengan apa yang
dilakukan oleh para seniornya. Jika seniornya melakukannya dengan
menggesekkan bola Ronaldo justru tidak menggesekkan bola, dia hanya
menendang bola jauh ke arah gawang dan berharap angin dapat merubah laju
bola. Mengapa demikian?
Jika bola yang dihasilkan Beckham adalah gesekan artinya tendangan
Beckham terdapat daya angin yang kencang sehingga angin sulit mengganggu
laju bola karena perputaran akibat gesekan bola sangat kuat. Bola
Rabu, 03 Oktober 2012
Legenda Dibalik Angka 7
Siapa
sih yang tidak kenal Setan Merah? Sedikit banyak anda pasti tahu,
menggemari, membenci atau bahkan memuja tim sepakbola yang satu ini:
Manchester United. Tim asal Inggris yang berasal dari kota Manchester
ini (ya iyalah namanya aja Manchester United, masa dari Timbuktu) memang
menjadi salah satu tim papan atas di Britania Raya setelah sukses
merebut 11 gelar Premier League, 4 gelar Piala FA, 3 gelar Piala Liga, 8
Community Shield, 2 gelar Liga Champions, 1 gelar Piala Winners, 1
Piala Interkontinental, 1 Piala FIFA Club World Cup dan 1 Super Cup
dalam dua dasawarsa terakhir. Di Liga Inggris sendiri, MU hanya bisa
digantikan sebagai pemuncak oleh tiga tim, Arsenal, Chelsea dan
Blackburn Rovers.
Dalam sejarah panjangnya, Manchester United selalu mencetak pemain-pemain berkelas. Nama-nama legendaris melenggang penuh pesona di lapangan hijau stadion kebanggaan Old Trafford untuk menyajikan permainan menawan. Dari seluruh pemain yang turun untuk Man Utd, pemain dengan nomor punggung 7 selalu menjadi sorotan. Kenapa? Entah kenapa seperti ada daya magis berlebih bagi pemain bernomor punggung ini bagi fans Setan Merah. Mereka yang memakai nomor punggung ini menjadi legenda hidup yang selalu dikenang sebagai terbaik di jamannya.
Berikut adalah tujuh pemain bernomor punggung tujuh milik Manchester United yang penuh pesona maupun kontroversi dari masa ke masa.
(karir di MU: 1963-1974), Irlandia Utara, posisi FW/W, 470 penampilan, 179 gol

Best yang lahir pada tanggal 22 Mei 1946 adalah seorang pemain sayap super yang mampu mengkombinasikan kecepatan, akselerasi, keseimbangan, kemampuan mencetak gol, kegesitan melewati hadangan lawan serta secara natural mampu menggocek bola sama baik dengan kedua kakinya. Masa kejayaan Best berlangsung di tahun 1968 ketika ia meraih gelar Pemain Terbaik Eropa dan merebut Piala Champion bersama MU. Selama karirnya yang cemerlang Best berhasil merebut simpati penggemar Setan Merah.
Begitu hebatnya Best sehingga IFFHS (International Federation of Football History & Statistics) memilihnya di urutan 11 jajaran Pemain Terbaik Eropa Abad Ini dan peringkat 16 dalam pemilihan Pemain Terbaik Dunia Abad ini pada tahun 1999. Pele menyebutnya sebagai salah satu dari 125 Pemain Terbaik Dunia di peringkat 19 di belakang legenda Jerman Gerd Muller.
Sebelum era Beckham, George Best-lah yang menjadi 'seleb' atau pesohor bola Theatre of Dreams. Sayang gaya hidupnya yang senang berpesta membuatnya kecanduan alkohol yang pada akhirnya mengakibatkan kejatuhan karir dan kematiannya, Best meninggal di usia 59 tahun pada bulan November 2005. Begitu parahnya kecanduan ini hingga pada suatu ketika Best mencuri dompet seorang wanita tidak dikenal ketika dia bermain di Amerika hanya untuk membeli minuman keras. Namun sumbangannya bagi dunia sepakbola membuat nama Best tetap dikenang sebagai salah satu pemain terbaik dunia.
Nama Best diabadikan sebagai nama bandara di Belfast City yang kini bernama George Best Belfast City Airport. Di Irlandia Utara, ungkapan apresiasi ini menjadi legenda: "Maradona good; Pele better; George Best."
(1981-1994), Inggris, CM, 461, 99

Bryan Robson yang lahir pada tanggal 11 Januari 1957 di Chester-le-Street, County Durham adalah pemegang ban kapten Manchester United terlama sepanjang sejarah. Sebelum bermain untuk Setan Merah, Robson meniti karir di West Bromwich Albion. Selain menjadi kapten MU, Robson juga menjadi kapten tim nasional Inggris untuk 65 pertandingan dari keseluruhan 90 penampilan.
Pemain yang sering dijuluki 'Robbo' atau 'Captain Marvel' ini dikontrak oleh Man Utd pada Oktober 1981 dan menjadi pemain termahal di liga Inggris saat itu. Rekor ini tidak akan terpecahkan hingga tahun 1987 ketika Liverpool membeli Peter Beardsley. Sebulan setelah dikontrak, Robson mencetak gol pertamanya bagi MU yang kelak berakhir 13 musim kemudian dengan hampir 500 penampilan dan mencetak 99 gol.
Robson menjadi kapten United pertama yang berhasil mengangkat trofi Piala FA untuk tiga musim (walaupun tidak berturut-turut) dan mengalami masa keemasan ketika United berhasil menundukkan Barcelona 2-1 di final Piala Winners 1991. Ini seperti membalas kegagalan Robson yang walaupun menyumbangkan dua gol di Old Trafford untuk mengalahkan Barcelona 3-0 setelah sebelumnya tunduk 2-0 di Nou Camp pada perempatfinal Piala Winner pada tahun 1984 namun akhirnya menderita cidera yang membuatnya tidak tampil maksimal saat Man Utd ditundukkan Juventus di semifinal ajang yang sama.
Robson mengakhiri karir panjangnya di Man Utd untuk mengejar karir sebagai pemain-pelatih bagi Middlesbrough. Selanjutnya, Robson juga melatih Bradford City, West Bromwich Albion, Sheffield United dan tim nasional Thailand.
Pada saat hijrah dari WBA dan ditanyakan apa alasannya bergabung dengan Manchester United, Robson menjawab dengan yakin. "Motivasi utamaku bukanlah uang. Aku hanya ingin menjadi pemenang."
Dalam sejarah panjangnya, Manchester United selalu mencetak pemain-pemain berkelas. Nama-nama legendaris melenggang penuh pesona di lapangan hijau stadion kebanggaan Old Trafford untuk menyajikan permainan menawan. Dari seluruh pemain yang turun untuk Man Utd, pemain dengan nomor punggung 7 selalu menjadi sorotan. Kenapa? Entah kenapa seperti ada daya magis berlebih bagi pemain bernomor punggung ini bagi fans Setan Merah. Mereka yang memakai nomor punggung ini menjadi legenda hidup yang selalu dikenang sebagai terbaik di jamannya.
Berikut adalah tujuh pemain bernomor punggung tujuh milik Manchester United yang penuh pesona maupun kontroversi dari masa ke masa.
(karir di MU: 1963-1974), Irlandia Utara, posisi FW/W, 470 penampilan, 179 gol
Best yang lahir pada tanggal 22 Mei 1946 adalah seorang pemain sayap super yang mampu mengkombinasikan kecepatan, akselerasi, keseimbangan, kemampuan mencetak gol, kegesitan melewati hadangan lawan serta secara natural mampu menggocek bola sama baik dengan kedua kakinya. Masa kejayaan Best berlangsung di tahun 1968 ketika ia meraih gelar Pemain Terbaik Eropa dan merebut Piala Champion bersama MU. Selama karirnya yang cemerlang Best berhasil merebut simpati penggemar Setan Merah.
Begitu hebatnya Best sehingga IFFHS (International Federation of Football History & Statistics) memilihnya di urutan 11 jajaran Pemain Terbaik Eropa Abad Ini dan peringkat 16 dalam pemilihan Pemain Terbaik Dunia Abad ini pada tahun 1999. Pele menyebutnya sebagai salah satu dari 125 Pemain Terbaik Dunia di peringkat 19 di belakang legenda Jerman Gerd Muller.
Sebelum era Beckham, George Best-lah yang menjadi 'seleb' atau pesohor bola Theatre of Dreams. Sayang gaya hidupnya yang senang berpesta membuatnya kecanduan alkohol yang pada akhirnya mengakibatkan kejatuhan karir dan kematiannya, Best meninggal di usia 59 tahun pada bulan November 2005. Begitu parahnya kecanduan ini hingga pada suatu ketika Best mencuri dompet seorang wanita tidak dikenal ketika dia bermain di Amerika hanya untuk membeli minuman keras. Namun sumbangannya bagi dunia sepakbola membuat nama Best tetap dikenang sebagai salah satu pemain terbaik dunia.
Nama Best diabadikan sebagai nama bandara di Belfast City yang kini bernama George Best Belfast City Airport. Di Irlandia Utara, ungkapan apresiasi ini menjadi legenda: "Maradona good; Pele better; George Best."
(1981-1994), Inggris, CM, 461, 99
Bryan Robson yang lahir pada tanggal 11 Januari 1957 di Chester-le-Street, County Durham adalah pemegang ban kapten Manchester United terlama sepanjang sejarah. Sebelum bermain untuk Setan Merah, Robson meniti karir di West Bromwich Albion. Selain menjadi kapten MU, Robson juga menjadi kapten tim nasional Inggris untuk 65 pertandingan dari keseluruhan 90 penampilan.
Pemain yang sering dijuluki 'Robbo' atau 'Captain Marvel' ini dikontrak oleh Man Utd pada Oktober 1981 dan menjadi pemain termahal di liga Inggris saat itu. Rekor ini tidak akan terpecahkan hingga tahun 1987 ketika Liverpool membeli Peter Beardsley. Sebulan setelah dikontrak, Robson mencetak gol pertamanya bagi MU yang kelak berakhir 13 musim kemudian dengan hampir 500 penampilan dan mencetak 99 gol.
Robson menjadi kapten United pertama yang berhasil mengangkat trofi Piala FA untuk tiga musim (walaupun tidak berturut-turut) dan mengalami masa keemasan ketika United berhasil menundukkan Barcelona 2-1 di final Piala Winners 1991. Ini seperti membalas kegagalan Robson yang walaupun menyumbangkan dua gol di Old Trafford untuk mengalahkan Barcelona 3-0 setelah sebelumnya tunduk 2-0 di Nou Camp pada perempatfinal Piala Winner pada tahun 1984 namun akhirnya menderita cidera yang membuatnya tidak tampil maksimal saat Man Utd ditundukkan Juventus di semifinal ajang yang sama.
Robson mengakhiri karir panjangnya di Man Utd untuk mengejar karir sebagai pemain-pelatih bagi Middlesbrough. Selanjutnya, Robson juga melatih Bradford City, West Bromwich Albion, Sheffield United dan tim nasional Thailand.
Pada saat hijrah dari WBA dan ditanyakan apa alasannya bergabung dengan Manchester United, Robson menjawab dengan yakin. "Motivasi utamaku bukanlah uang. Aku hanya ingin menjadi pemenang."
Awal Julukan ''The Red Devil'' Bagi Manchester United
Sebenarnya ada banyak versi mengenai awal julukan ''The Red Devil'' bagi Manchester United.
Kalau begitu langsung kita bahas saja mengenai julukan MU ini.
Dulu Manchester United adalah klub sepakbola depot Perusahaan Kereta Api Lancashire dan Yorkshire Railway di Newton Heath yang bernama Newton Heath L&YR F.C. Ketika itu klub mendapatkan julukan ''The Heathen'', yang dalam kamus berarti penentang tuhan yang juga berarti setan yang secara literer berarti Kuburan.
Ketika diawal abad 20 mereka mengganti seragam kuning emas dan hijau toska dengan merah, para penonton yang melihat cara mereka bermain yang terus berlari dan menyerang bak air bah mengatakan seperti menonton setan merah bermain, red heathens-red devils-setan merah. Jadilah kemudian itu julukan yang melekat bahkan ketika klub itu berubah nama menjadi Manchester United.
Salah satu tujuan pembentukan Manchester United konon memang adalah untuk memberi hiburan murah bagi kalangan buruh di Manchester yang saat itu menjadi salah kota industri terbesar di dunia.
Dalam benak pengurus Manchester United: karena mencetak gol adalah kegembiraan tertinggi dalam sepak bola, hiburan adalah untuk menciptakan kegembiraan, maka filosofi sepak bola Manchester United adalah menghibur dengan mencetak gol sebanyak-banyaknya. Yang berarti melakukan serangan sepanjang pertandingan, apapun risikonya.
Kalau begitu langsung kita bahas saja mengenai julukan MU ini.
Dulu Manchester United adalah klub sepakbola depot Perusahaan Kereta Api Lancashire dan Yorkshire Railway di Newton Heath yang bernama Newton Heath L&YR F.C. Ketika itu klub mendapatkan julukan ''The Heathen'', yang dalam kamus berarti penentang tuhan yang juga berarti setan yang secara literer berarti Kuburan.
Ketika diawal abad 20 mereka mengganti seragam kuning emas dan hijau toska dengan merah, para penonton yang melihat cara mereka bermain yang terus berlari dan menyerang bak air bah mengatakan seperti menonton setan merah bermain, red heathens-red devils-setan merah. Jadilah kemudian itu julukan yang melekat bahkan ketika klub itu berubah nama menjadi Manchester United.
Salah satu tujuan pembentukan Manchester United konon memang adalah untuk memberi hiburan murah bagi kalangan buruh di Manchester yang saat itu menjadi salah kota industri terbesar di dunia.
Dalam benak pengurus Manchester United: karena mencetak gol adalah kegembiraan tertinggi dalam sepak bola, hiburan adalah untuk menciptakan kegembiraan, maka filosofi sepak bola Manchester United adalah menghibur dengan mencetak gol sebanyak-banyaknya. Yang berarti melakukan serangan sepanjang pertandingan, apapun risikonya.
Langganan:
Postingan (Atom)





